Dengan apa reaksi Rhodium?

Rhodium logamBereaksi langsung dengan gas fluor untuk membentuk rhodium (VI) fluorida yang sangat korosif, Rhf6. Bahan ini, dengan hati -hati, dapat dipanaskan untuk membentuk rhodium (V) fluoride, yang memiliki struktur tetramerik merah gelap [rhf5] 4.

 

Rhodium adalah logam langka dan sangat berharga yang dimiliki oleh kelompok platinum. Ini dikenal karena sifatnya yang luar biasa, seperti resistensi tinggi terhadap korosi dan oksidasi, konduktivitas termal dan listrik yang sangat baik, dan toksisitas rendah. Ini juga sangat reflektif dan memiliki penampilan putih perak yang menakjubkan, menjadikannya bahan populer dalam perhiasan dan barang-barang dekoratif.

 

Rhodium tidak bereaksi dengan banyak zat pada suhu kamar, yang membuatnya sangat tahan terhadap korosi. Namun, seperti semua logam, Rhodium masih dapat mengalami beberapa reaksi kimia dalam kondisi tertentu. Di sini, kita akan membahas beberapa reaksi umum yang mungkin dialami Rhodium.

 

1. Rhodium dan Oksigen:

Rhodium bereaksi dengan oksigen pada suhu tinggi, membentuk rhodium (III) oksida (RH2O3). Reaksi ini terjadi ketika rhodium dipanaskan di atas 400 ° C di udara. Rhodium (III) oksida adalah bubuk abu -abu gelap yang tidak larut dalam air dan sebagian besar asam.

 

2. Rhodium dan Hidrogen:

Rhodium juga bereaksi dengan gas hidrogen pada suhu tinggi hingga 600 ° C, membentuk rhodium hidrida (RHH). Rhodium hydride adalah bubuk hitam yang sedikit larut dalam air. Reaksi antara rhodium dan gas hidrogen dapat dibalik, dan bubuk dapat terurai kembali menjadi gas rhodium dan hidrogen.

 

3. Rhodium dan Halogen:

Rhodium bereaksi dengan halogen (fluor, klorin, bromin, dan yodium) untuk membentuk rhodium halida. Reaktivitas rhodium dengan halogen meningkat dari fluor ke yodium. Rhodium halida biasanya padatan kuning atau oranye yang larut dalam air. Untuk

Contoh: Rhodium fluoride,Rhodium (III) klorida, Rhodium bromine,Rhodium yodium.

 

4. Rhodium dan Sulphur:

Rhodium dapat bereaksi dengan sulfur pada suhu tinggi untuk membentuk rhodium sulfida (RH2S3). Rhodium sulfida adalah bubuk hitam yang tidak larut dalam air dan sebagian besar asam. Ini digunakan dalam berbagai aplikasi industri seperti paduan logam, pelumas, dan semikonduktor.

 

5. Rhodium dan Asam:

Rhodium tahan terhadap sebagian besar asam; Namun, ia dapat larut dalam campuran asam hidroklorik dan nitrat (Aqua regia). Aqua Regia adalah solusi yang sangat korosif yang dapat melarutkan emas, platinum, dan logam mulia lainnya. Rhodium biasanya larut dalam Aqua Regia untuk membentuk kompleks kloro-rhodium.

 

Sebagai kesimpulan, rhodium adalah logam yang sangat resisten yang memiliki reaktivitas terbatas terhadap zat lain. Ini adalah bahan berharga yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk perhiasan, elektronik, dan konverter katalitik untuk mobil. Terlepas dari sifatnya yang tidak reaktif, rhodium dapat mengalami reaksi kimia tertentu seperti oksidasi, halogenasi, dan pembubaran asam. Secara keseluruhan, sifat fisik dan kimia logam unik ini menjadikannya bahan yang sangat diinginkan untuk berbagai aplikasi industri dan komersial.

Menghubungi

Waktu posting: APR-28-2024
top